Search

Zero Waste Workshop Mendaur Ulang Minyak Jelantah di Warung Kebunku

Sabtu, 9 Maret 2019 Kertabumi Klinik Sampah bekerjasama dengan Warung Kebunku mengadakan zero waste workshop mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun dan lilin. Bertempat di Kebayoran Baru, workshop kali ini diikuti oleh 23 orang peserta.


Minyak jelantah adalah minyak yang telah digunakan berulang kali untuk menggoreng. Minyak jelantah ini berbahaya bagi lingkungan karena jika dibuang sembarangan, akan mencemari tanah dan membuat kualitasnya menjadi menurun.


Ayu, owner Warung Kebunku membuka sesi workshop

Terdapat dua sesi, yang pertama mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun. Bahan-bahan yang digunakan antara lain adalah: minyak goreng bekas, air, soda api, dan essential oil. Sementara untuk daur ulang lilin bahannya adalah minyak goreng bekas, parafin, dan essential oil.


Peserta dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing terdiri dari sekitar lima orang. Mereka telaten mendengarkan instruksi yang diberikan serta bergantian mengikuti berbagai proses daur ulang, dari menimbang berat soda api yang harus dicampur ke dalam minyak jelantah, hingga memanaskan parafin untuk membuat lilin. Banyak pula yang membawa sendiri wewangian serta aromaterapi yang akan dicampurkan ke dalam sabun dan lilin.


Suasana saat workshop

Peserta datang dari berbagai macam latar belakang dan memiliki alasan tersendiri mengapa mengikuti zero waste workshop Kertabumi Klinik Sampah kali ini. Salah satunya adalah Vidri yang merupakan nasabah bank sampah berkeinginan mengikuti workshop karena ia juga baru membuat bisnis sabun batang, “Saya juga sudah lama tidak menggoreng makanan, makanya dapet minyak 6 liter hasil minta dari teman,” tambahnya. Ada pula Dini, seorang guru murid berkebutuhan khusus yang mengikuti workshop karena ingin mewariskan ilmu dari yang ia dapat ke anak-anak didiknya. Lain lagi dengan Tifanny dan Dila, pekerja kantoran yang datang karena ingin mengolah atau mendaur ulang minyak jelantah tidak terpakai yang ada di kosan mereka menjadi sesuatu yang lebih berguna.


Bersama peserta workshop

Zero waste workshop berjalan sekitar 2 jam dan diakhiri dengan makan siang berbahan organik yang disediakan oleh Warung Kebunku. Setiap peserta membawa pulang hasil kreasi daur sabun dan lilin yang mereka buat sendiri.

24 views

Recent Posts

See All

Beras VS Sagu VS Sorgum

“Ah, belum makan, kalau belum makan nasi.” Mungkin ini kata-kata yang sudah tidak asing ditelinga kebanyakan masyarakat Indonesia. Walaupun sebelumnya sudah memakanan makanan yang termasuk kategori ka

Jakarta, Indonesia

© 2020 by Kertabumi Recycling Center